Dana Sertifikasi Guru Tak Dicairkan, Kadis Dikpora Talaud: Itu Berita Hoax - Berita Indonesia

Berita Seputar Kejadian Peristiwa yang Terjadi Di Tanah Air Indonesia NKRI

Copyright BERITAINDONKRI

Hot

Post Top Ad

Senin, 17 Juni 2019

Dana Sertifikasi Guru Tak Dicairkan, Kadis Dikpora Talaud: Itu Berita Hoax

IBc, TALAUD – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), menepis isu hangat yang saat ini berkembang di masyarakat.

Yakni, keterlambatan pencairan Dana Sertifikasi Guru untuk Triwulan I tahun anggaran 2019. Menurut sejumlah guru, dana tersebut tidak akan dicairkan. Oleh karena itu, mereka menuntut hak-haknya untuk segera dibayarkan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Kepulauan Talaud, Adrianson Taarega dengan tegas membantah hal tersebut. Ia mengatakan, berita atau informasi tersebut adalah hoax.

“Kalaupun ada isu bahwa pihak dinas dikpora tidak mau mencairkan, itu berita hoax,” tegas Taarega, belum lama ini.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Talaud, Andrianson Taarega. Foto : Ist

Menurutnya, keterlambatan pencairan dana sertifikasi ini bukan karena kesengajaan pihak Dinas Dikpora.

“Letak persoalannya bukan pada kami. Karena berkas untuk pencairan Dana Sertifikasi sudah kami masukkan ke Dinas PKAD sejak bulan April 2019, sebagai syarat untuk pencairan. Namun ternyata dana transfer masuk itu nanti tanggal 21 Mei. Dan setelah tanggal 21 Mei, sudah masuk masa-masa libur, jadi tidak bisa dilakukan pencairan,” katanya

Karena hingga saat ini, lanjut Taarega, secara reguler pihaknya terus berusaha untuk mencairkan dana sertifikasi guru, dan itu dipastikan tetap cair, karena itu merupakan hak mereka.

“Proses pencairan sudah sementara berjalan, dan kemungkinan dalam waktu dekat ini akan cair. Karena dana sudah sampai di bank BRI. Saat ini sudah masuk proses pengimputan nomor rekening di bank dan kalau cepat, pasti sudah masuk rekening,” ungkap Taarega

Dia pun menghimbau, kepada seluruh guru agar bersabar untuk menunggu proses pencairan, dan berharap agar para guru jangan selalu menuntut hak namun lebih mengutamakan tanggung jawabnya.

“Sebagai himbauan kepada para rekan-rekan guru, agar jangan sampai selalu menuntut hak, seperti dana sertifikasi namun tanggung jawabnya tidak dilaksanakan,” beber Taarega

Dan jika kami temukan hal tersebut, maka akan kami tindak tegas, lanjut Taarega.

“Agar supaya jadi pembelajaran bagi para guru, untuk bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban,” tukasnya.

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/31Hx7hl
via gqrds

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad