
IBC, PELALAWAN – Pengadaan alat kesehatan RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau dengan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun penganggaran 2018 diketahui sebesar Rp 26 miliyar.
Anggaran sebesar Rp 26 miliyar tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan alat-alat medis, termasuk CT-scan yang hingga saat ini belum bisa dioperasikan.
Diketahui anggaran belanja pengadaan CT-scan dengan dana DAK tahun 2018 sebesar Rp 6,2M lebih, type 16 Slise merek Philip hingga saat ini masih belum bisa dioperasikan dikarenakan terkendala beberapa faktor.
Saat dimintai konfirmasi terkait pengadaan CT-scan, KTU RSUD Selasih, Khairul menyebutkan kendala ada pada izin operasional.
“Alat tidak ada masalah, hanya izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) belum terbit,” kata Khairul kepada Biro Indonesia Berita Provinsi Riau melalui telepon selulernya, Senin (22/7/2019) lalu.
Namun yang menjadi tanda tanya ketika mantan PPK RSUD Selasih Budiaman menjelaskan bahwa penyebab CT-scan belum bisa dioperasikan disebabkan belum selesainya izin dari BAPETEN.
“Gak, bukan karena BAPETEN, kalau BAPETEN gakda masalah. Tapi dua faktor penyebabnya. Yaitu belum adanya Perda yang mengatur tentang tarif dan UPS itu.” jelas Budiaman melalui telepon selulernya pada Senin (22/7/2019) lalu.
Ketika ditanya harga dari sebuah alat tersebut, baik Khairul maupun Budiaman mengaku tidak tau. Keduanya berdalih tidak tahu menahu soal harga.
“Untuk harga bisa tanyakan ke Erizal (mantan staf PPK – red) ya biar pasti.” kata Budiaman.
Menurut data investigasi dilapangan, Alkes CT-scan Merek Philip yang digunakan pihak RSUD Selasih seharga Rp 5,4M dengan type Slise 16.
Namun fakta di lapangan diketahui besaran anggaran yang digunakan untuk pembelian alat tersebut sebesar Rp 6,2 M. Terjadi selisih angka hampir Rp 1M.
Keterangan tersebut dikuatkan adanya pengakuan seorang kontraktor yang namanya minta dirahasiakan, bahwa harga distributor untuk pengadaan Alkes sudah ada ketentuan atau pakemnya.
“Untuk harga sebuah Alkes CT-scan type 16 Slise dipatok di harga 5,3 sampai 5,4M.” kata sumber tersebut.
Editor : MAS
from Indonesia Berita https://ift.tt/2YlCZ0B
via gqrds

Tidak ada komentar:
Posting Komentar