Berita Indonesia

Berita Seputar Kejadian Peristiwa yang Terjadi Di Tanah Air Indonesia NKRI

Copyright BERITAINDONKRI

Hot

Post Top Ad

Rabu, 05 Juni 2019

Mudik Lancar, Malah Relawan Jokowi Bilang Begini!

Juni 05, 2019 0

IBC, JAKARTA – Organisasi Relawan Jokowi Komite Rakyat Nasional (Kornas) – Jokowi dan Masyarakat Peduli Pangan Indonesia (MAPPAN) kembali memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo.

Pasalnya hal tersebut bukanlah tanpa alasan, Ketua Umum MAPPAN, Wignyo menyampaikan, bahwa pembangunan infrastrukur yang digecarkan presiden Jokowi khususnya jalan tol sangat bermanfaat, buktinya kata Wignyo pemudik pulang kampung lancar tanpa mengalami kemacetan yang berarti.

“Kami apresiasi Pak Jokowi dengan gencarnya membangun infrastruktur khususnya jalan tol sangat bermanfaat, orang mudik lancar semua, jadi gak cuma jalur distribusi pangan tapi juga lebaran idul fitri tahun ini masyarakat kita bisa menikmati tanpa ada kemacetan yang signifikan,” ujar Wignyo di Jakarta, Rabu (5/6/2019).

Lanjutnya, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Menteri PUPR yang dapat mengimplementasikan program-program Presiden Jokowi, sehingga hasil karyanya dapat dinikmati masyarakat Indonesia.

Sementara itu di tempat yang berbeda Sekretaris Jenderal Kornas-Jokowi, Akhrom Saleh mengatakan hal yang sama, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Presiden Jokowi dan Menteri PUPR yang telah bekerja keras untuk rakyat Indonesia.

“Tentunya sangat kami apresiasi kinerja pemerintah khususnya Pak Jokowi dan Menteri PUPR, dengan kerja nyatanya,” ucap Akhrom kepada Redaksi.

Selain itu berdasarkan pantauan Indonesia Berita di twitter bahwa pengguna jalan tol trans Jawa dan Trans Sumatera banyak memberikan pujiannya kepada presiden Jokowi, dalam bentuk gerakan tagar #TerimaKasihPakJokowi, sebagai bentuk ucapan terima kasih masyarakat Indonesia yang merasakan dampaknya secara langsung.

Penulis : FA

Editor : MAS



from Indonesia Berita http://bit.ly/2K34yFk
via gqrds
Read More

Isu Referendum Jangan Dibesar-besarkan Untuk Kedamaian Hakiki

Juni 05, 2019 0

IBC, BANDA ACEH – Sekretaris Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (AKSIRA) Provinsi Aceh Chaidir meminta dan berharap agar para elite politik baik di daerah maupun di pusat tidak perlu terlalu membesar-besarkan pernyataan isi pidato mantan Panglima GAM, Muzakir Manaf tentang wacana referendum.

Menurut Chaidir wacana referendum merupakan sebuah angan-angan yang bisa saja di harapkan oleh setiap kelompok atau bangsa, untuk dapat memiliki otoritas penuh terhadap wilayahnya.

“Jadi pandangan itu tercetus oleh Mualem sapaan akrab Muzakir Manaf dalam memandang Indonesia kedepan. Karena ditakuti indonesia akan dijajah oleh negara asing.” ungkapnya melalui rilis yang diterima Redaksi Indonesia Berita di Banda Aceh, Rabu (5/6/2019).

Cahidir menambahkan atas dasar tersebut beliau menginginkan dari pada nanti dijajah lebih baik Aceh jangan sampai ikut terlibat dalam kondisi tersebut.

“Dari pada ikut terlibat, lebih baik Aceh menentukan pilihannya. Saya rasa itu yang dirasakan oleh Mualem.” tambahnya.

Dirinya melanjutkan pernyataan Mualem sebuah kerisauan dan kegusaran rakyat Indonesia tentang demokrasi di Indonesia saat ini.

“Karena pernyataan Mualem tersebut apabila kita simak dengan baik, adalah sebuah kerisauan dan kegusaran rakyat indonesia tentang demokrasi yang mulai tidak baik di Indonesia saat ini.” lanjut Chaidir.

Selanjutnya Cahidir mengajak coba kita simak kembali pernyataan Mualem soal referendum dalam pidatonya.

“Alhamdulillah, kita melihat pada masa ini bahwa negara kita Indonesia, keadilan entah kemana dan demokrasi entah kemana, jadi kita sama sama melihat Indonesia diambang kehancuran dari segi apa saja,Kita ikut sedih melihat keadaannya.” kata Chaidir menirukan pidato Mualem.

Sebelum melanjutkan pidatonya, Chaidir menjelaskan Mualem terlebih dahulu meminta maaf baru kemudian meneruskannya “Aceh mungkin kedepan lebih baik kita minta referendum saja,” Ia menambahkan  disitu ada kata mungkin,Jadi ada baiknya kita menyikapi pernyataan tersebut dengan baik.

“Jelas sudah tentu pandangan pro kontra pasti akan menghiasi isi dari pada pernyataan tersebut. Tetapi saya berharap ini janggan menjadi sebuah isu yang dibesar-besarkan untuk mengalih isu politik yang cukup besar yang sedang terjadi di tanah air.” jelas Chaidir.

Terakhir Chaidir mengajak menyikapi dengan bijak soal isu referendum untuk kedamaian hakiki.

“Marilah kita menyikapi dengan bijak untuk kedamaian yang hakiki.” tutupnya.

Penulis : Iqbal

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2MvsvqL
via gqrds
Read More

Senin, 03 Juni 2019

ITF Desak Hutchison Ports Batalkan PHK Pimpinan Serikat

Juni 03, 2019 0

IBC, JAKARTA – International Transport Workers’ Federation (ITF) mengutuk keras pemecatan delapan pimpinan serikat oleh Hutchison Ports Pakistan dan mendesak manajemen di South Asia Pakistan Terminals (SAPT) untuk segera pekerjakan kembali delapan pekerja atau “Karachi 8”.

“PHK kepada perwakilan serikat pekerja tidak bisa ditolerir sama sekali oleh para pekerja Hutchison dan seluruh pekerja di dunia. ITF tentu sangat mengutuk serangan terhadap pmpinan dan anggota serikat SAPT Democratic Workers’ Union (SAPTDWU).” kata Presiden ITF dan Ketua Seksi Pekerja Pelabuhan Paddy Crumlin melalui siaran persnya yang diterima Redaksi Indonesia Berita di Jakarta, Senin (3/6/2019).

Paddy Crumlin mengecam pola Hutchison dalam membidik serikat pekerja yang baru saja terbentuk.

“Kami telah mengikuti taktik Hutchison dan ini adalah upaya lain dalam mengancam hak pekerja yang paling fundamental yakni pengakuan dan perundingan perjanjin kerja bersama,” kecamnya.

Baca juga :

Selanjutnya Crumlin mengungkapkan PHK “Karachi 8” dikarenakan upaya Hutchison Ports Pakistan yang sebelumnya menantang legitimasi serikat SAPTDWU yang telah disertifikasi pihak berwenang pada 30 April 2018.

“Saat ini seluruh pergerakan serikat pekerja internasional tertuju kepada agenda pemberangusan serikat oleh Hutchison,” ungkapnya.

Dirinya menyampaikan tahun lalu kami menyaksikan bagaimana Hutchison kalah di pengadilan saat menuntut putusan penetapan keabsahan SAPTDWU, memecat pimpinan saat menuntut keadilan hak PKB dan menuduh dua pimpinan serikat melakukan sabotase sehingga menyebabkan mereka ditahan sembilan hari.

“Jika Hutchison Ports ingin sebuah hubungan industrial yang konstruktif dengan lingkungan pemerja dan maritim global, maka meteka harus segera pekerjakan kembali “Karachi 8″ dan mengakhiri segala taktik busuk pemberangusan serikat di Pakistan,” ujar Crumlin.

Baca juga :

Kemudian Crumlin menegaskan ITF sendiri telah mengirim surat resmi agar Hutchison Ports segera mencabut PHK dan mendesak perusahaan agar menghormati hal kebebasan berserikat. Saat ini ribuan serikat pekerja global mengirimkan petisi untuk pembatalan phk “Karachi 8”.

“Sangat jauh jika dibilang langkah Hutchison ini menghancurkan kekuatan serikat pekerja. Justru ini malag menguatkan solidaritas. Setiap pekerja dan serikat di dunia mendukung pembatalan PHK “Karachi 8″. Kampanye internasional inipun mendapatkan momentum yang baik,” tegasnya.

Terakhir Crumlin mendesak Hutchison untuk segera pekerjakan kembali “Karachi 8” dan memberikan kebebasan berserikat para pekerja,

“Sekai lagi, kami mendesak Hutchison untuk segera pekerjakan kembali “Karachi 8″ dan memberikan kebebasan berserikat bagi para pekerja,” pungkasnya.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2wAtr2s
via gqrds
Read More

Jelang Lebaran Gas Elpiji 3 Kg Langka di Subulussalam.

Juni 03, 2019 0

IBC, SUBULUSSALAM – Viral di media sosial terkaitnya sulitnya pemasokan gas Elpiji 3 kg di Desa Subulussalam jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Keadaan ini menjadi viral setelah postingan salah seorang warga mengunggah video terkait langkanya gas Elpiji 3 kg menjelang Lebaran.” kata salah seorang warga yang enggan disambut namanya kepada Indonesia Berita melalui telepon selular di Subulussalam, Senin (3/6/2019) sore pukul 16.40 WIB.

Baca juga :

Menurut warga tersebut ratusan warga mendesak untuk ingin mendapatkan Gas Elpiji di pangkalan SPBBU yang beralamat di Jalan Teuku Umar Pangkalan Riski Bersaudara.

“Elpiji kini semakin hari semakin langka mengingat hari menjelang Lebaran banyak keperluan Ibu-ibu memasak Kue dan sebagainya. Bukan Itu saja di tempat pangkalan lain begitu juga hampir sama nasib nya warga mendesakan di pangkalan mengingat langka membeli Elpiji 3 kg.” ujarnya.

Baca juga :

Harapan warga gas Elpiji:3 kg jangan langka mengingat warga membutuhkan gas untuk keperluan sehari-hari.

“Kami berharap selaku warga Kota Subulussalam kiranya LPG 3 kg ini janganlah langka-langka sekali. Seperti ini mengingat Gas kebutuhan masak me masak di dapur sangatlah perlu sekali.” harapnya.

Penulis : Junaidi

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2Z3KAha
via gqrds
Read More

Prabowo Ungkap Pilihan Ibu Ani Saat Pilpres, SBY Keberatan

Juni 03, 2019 0

IBC, BOGOR – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa keberatan dengan pernyataan calon presiden Prabowo Subianto terkait pilihan politik istrinya, almarhumah Ani Yudhoyono, dalam Pemilu Presiden.

“Ini hari penuh ujian bagi saya, ibu Ani jangan dikaitkan dengan politik. Please saya mohon statement (pernyataan – red) Pak Prabowo tentang “Bu Ani pilih apa pilih apa,” tentu tidak tepat, tidak elok disampaikan,” kata SBY kepada wartawan yang keberatan mendengar pernyataan Prabowo di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor. Senin (3/6/2019) sore.

Selanjutnya SBY berharap kami masih berduka dan tidak ingin dikaitkan dengan politik apapun.

“Tolong mengerti perasaan kami yang berduka, Ibu Ani yang baru saja berpulang dua hari yang lalu. Beliau tidak ingin dikaitkan dengan politik apapun,” pungkas SBY.

Keberatan SBY berawal, setelah Prabowo berbicara kepada wartawan seusai dirinya bertemu SBY untuk menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ani Yudhoyono di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor.

Saat itu, Prabowo ditanya wartawan kenangan apa tentang Ibu Ani yang melekat.

“Saya kira Beliau istri yang cerdas, sangat mendukung suami, cerdas, loyal. Saya diberitahu bahwa Ibu Ani mendukung saya, 2014 dan 2019 memilih saya dan saya dapat merasakan bagaimana Pak SBY sekarang kondisinya.” kata Prabowo

Selama berbicara, SBY berdiri di belakang Prabowo. Saat itu, SBY didampingi besannya, Hatta Rajasa dan Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan.

Selesai berbicara, Prabowo kemudian menghampiri SBY dan berjabat tangan. SBY pun mempersilakan Prabowo untuk meninggalkan kediamannya.

Setelah itu, SBY langsung menghampiri kerumunan wartawan di depannya. Ia hanya meminta agar pernyataan Prabowo terkait pilihan politik istrinya tidak diberitakan.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2MpBDNN
via gqrds
Read More

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1440 H Pada Rabu 5 Juni

Juni 03, 2019 0

IBC, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kanan) menyampaikan hasil Sidang Isbat yang menetapkan 1 Syawal 1440 H pada Rabu, 5 Juni mendatang.

“Karena posisinya yang masih dibawah 2 derajat dan hilal tak berhasil dirukyat, maka akan disempurnakan menjadi 30 hari. Besok hari Selasa kita masih berpuasa. Karena besok masih Ramadhan dengan demikian 1 Syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu tanggal 5 Juni 2019,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers seusai sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2019).

Lukman menjelaskan pemantauan hilal (rukyatul hilal) dilakukan di 105 titik lokasi di seluruh Indonesia. Selama proses tersebut, petugas belum melihat hilal dengan posisi minimal 2 derajat di atas ufuk.

“Tak ada satu pun yang berhasil melihat hilal. Maka dengan dua hal bahwa posisi hilal berada di bawah ufuk, dilihat dari seluruh Tanah Air kita dan tak ada satu pun petugas kita yang mampu melihat hilal, maka sebagaimana kaidah yang berlaku selama ini bahwa ketika hal ini terjadi bahwa bulan Ramadhan digenapkan jadi 30 hari,” jelasnya.

Sidang ini dihadiri oleh pimpinan ormas Islam, duta besar negara sahabat, ulama, hingga sejumlah tokoh Islam.

Penulis  : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2QJqqWW
via gqrds
Read More

Minggu, 02 Juni 2019

512.254 Penumpang dan 105.507 Kendaraan Melintasi Selat Sunda Hingga H-5

Juni 02, 2019 0

IBC, JAKARTA – Hingga H-5 jelang jelang perayaan lebaran Idul Fitri 1440 H, jumlah pemudik yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakau, begitu pun sebaliknya terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang diberikan oleh Humas ASDP cabang Pelabuhan Merak, dari H-7 hingga H-5 jumlah kendaraan mencapai 87.716 dan 400.309 penumpang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Data ini dihimpun setiap hari sejak Rabu (29/5/2019) mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB hari berikutnya.

Sebanyak 11.525 kendaraan roda dua, 12.934 kendaraan roda empat, 493 bus, 1.731 truk dan 114.912 penumpang yang terdiri dari 14.366 penumpang pejalan kaki serta 100.546 penumpang dalam kendaraan telah diangkut pada H-7, Rabu (30/5).

11.763 kendaraan roda dua, 17.126 kendaraan roda empat, 857 bus, 1.213 truk dan 150.052 penumpang yang terdiri dari 19.259 penumpang pejalan kaki serta 130.793 penumpang dalam kendaraan telah diseberangkan oleh ASDP Merak pada H-6, Kamis (31/5).

Kemudian 14.973 kendaraan roda dua, 13.504 kendaraan roda empat, 763 bus, 834 truk dan 135.345 penumpang yang terdiri dari 18.922 penumpang pejalan kaki serta 116.423 penumpang dalam kendaraan telah diseberangkan pada H-5 , Jumat (1/6).

Selain peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan, pengoperasian kapal Ro-Ro juga mengalami peningkatan walaupun mengalami penurunan jumlah perjalanan dibandingkan tahun sebelumnya.

Terdapat 39 kapal Ro-Ro yang dioperasikan pada H-7 dengan jumlah perjalanan 117. Selisih 4 perjalanan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 121 perjalanan. Pada H-6, 40 kapal dioperasikan dengan jumlah perjalanan mencapai 119. Selisih 17 perjalanan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan pada H-5, 38 kapal Ro-Ro dioperasikan dengan jumlah perjalanan 127. Selisih 5 perjalanan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diberikan oleh Humas ASDP cabang Pelabuhan Bakauheni, dari H-7 hingga H-6 jumlah kendaraan dan jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mencapai 17.791 kendaraan dan 111.945 penumpang.

Menurut General Manager ASDP cabang Pelabuhan Bakauheni, Hasan Lessy, peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak masih akan berlangsung hingga H-3.

“Peningkatan ini (kendaraan dan penumpang –red) masih akan terus berlangsung hingga H-3,” ujar GM ASDP Indonesia Ferry cabang Pelabuhan Bakauheni kepada pewarta Indonesia Berita melalui jaringan pribadi Whatsapp pada Sabtu (1/6/2019).

 

Editor : DR



from Indonesia Berita http://bit.ly/311sKNB
via gqrds
Read More

Sat Narkoba Polres Langsa Lakukan Tes Urine Kepada Sopir Angkutan Umum

Ibu Ani Yudhoyono, ‘Pelangi di Bola Matamu’ Dalam Pilpres 2004

Juni 02, 2019 0

Oleh : Denny JA

Berulang-ulang saya tatap lagi foto itu. Di antara begitu banyak foto berita wafatnya Ibu Ani Yudhoyono, foto itu paling menyentuh saya.

Di foto itu, SBY sedang menangis. Selama 16 tahun saya mengenalnya, baru pertama kali saya melihat ekspresi SBY yang terlihat tabah dan ikhlas tapi bercampur duka mendalam.

Terasa yang dilepas SBY bukan sekedar istri yang menemani jalan hidup selama 43 tahun. Yang ia lepas separuh batinnya sendiri.

Beberapa media menjadikan ucapan SBY judul berita. Ujar berita itu, berulang-ulang SBY berpesan pada keluarga. Setelah ibu Ani dimandikan, dan sebelum ia ditutup dalam peti, SBY ingin mencium ibu Ani sekali lagi.

Saya simak foto lainnya, sebelum ibu Ani wafat. SBY sedang mendorong ibu Ani di kursi roda. Dalam 4 bulan perjuangan melawan kanker darah, SBY berkesempatan membawa ibu Ani menghirup udara segar di luar kamar perawatan.

Begitu menyatunya ibu Ani dan SBY. Dan sayapun terkenang kisah, satu momen ibu Ani dan SBY dalam pilpres 2004.

Pemilu presiden 2004, 15 tahun lalu, adalah momen pertama kali presiden Indonesia dipilih langsung dalam sejarah. Itu juga era pertama di Indonesia, riset ilmu pengetahuan masuk dalam pertarungan politik praktis. Itu era pertama pula masuknya profesi konsultan politik dalam pemilu presiden di Indonesia.

Saya sedang membantu SBY memenangkan pemilu presiden 2004. Bagaimana caranya SBY bisa menjadi presiden? Bagaimana bisa mengalahkan Megawati Soekarnoputri?

Bagi sebagian, itu kerja mustahil. Megawati sudah menjadi presiden. Ia ketua PDIP, partai terbesar saat itu. Ia putri proklamator Bung Karno.

Sebaliknya, SBY hanya seorang menteri dan juga latar militer. Ia memang punya partai tapi partai Demokrat adalah partai baru. Saat itu Indonesia belum terlalu lama lepas dari pak Harto. Militer masih dikesankan bagian dari rezim Orde Baru.

Tapi saya memegang data survei. LSI kala itu sudah mulai melakukan survei pemetaan calon presiden.

Benar SBY memang masih kalah dibandingkan Megawati dalam aneka survei. Tapi Megawati sudah dikenal oleh lebih 95 persen populasi. Saat itu, yang mengenal SBY di bawah 55 persen saja.

Saya membuat simulasi. Jika yang diadu hanya pemilih yang mengenal SBY dan yang mengenal Megawati saja, SBY menang. “Aha!, ujar saya. Ini penemuan besar. Jika SBY dikenal seluas Megawati, SBY bisa mengalahkan Megawati! WOW!

Kerja selanjutnya bagaimana mengenalkan SBY seluas mungkin kepada publik. Itulah satu-satunya jalan memenangkan pemilu presiden.

Di tahun 2003-2004, program AFI (Akademi Fantasi Indosiar) di TV Indosiar begitu populer. Terutama anak muda menggemarinya. Acara ini semacam program “America’s Got Talent.” Para artis pendatang baru berlomba bernyanyi, yang disiarkan langsung oleh TV Indosiar.

Saya mencari cara bagaimana agar SBY bisa bernyanyi di pentas AFI yang terkenal itu.

Saya melobi Hari Tanoe yang kala itu menjadi salah satu yang berpengaruh di Indosiar. Awalnya Hari Tanoe menyatakan mustahil. “Bro,” ujar Hari Tanoe pada saya, “mustahil kita bisa mengubah format AFI. Ini program semacam franchise. Tak bisa kita masukkan kedalam program ini seorang calon presiden.”

Tapi saya yakinkan Hari Tanoe. Pak SBY di acara itu tidak berkampanye bro. Ia hanya menyanyi saja, sebagai penyanyi tamu.

Lalu Hari Tanoe mencari peluang. Tapi ujar Hari Tanoe, “bro, seandainyapun bisa, kita tak boleh hanya memberi peluang kepada hanya satu calon presiden. Ujar Hari Tanoe, “saya bisa diprotes capres lain dan KPU.”

“Justru di situ nilainya bro,” jawab saya meyakinkan Hari Tanoe. “Semua capres diberikan panggung dan kesempatan menyanyi yang sama: SBY, Megawati, Wiranto, Amien Rais dan Hamzah Haz. Kala itu ada lima capres.

“Mantap bro,” ujar Hari Tanoe. Saya coba. Nanti saya kabarkan.” Tak lama kemudian, Hari Tanoe mengabarkan, “berita bagus bro. SBY bisa bernyanyi di AFI. Tapi capres yang bersedia menyanyi hanya SBY dan Wiranto saja.

Tidak menjadi masalah. Yang penting kesempatan yang sama sudah ditawarkan kepada semua capres.

Secepatnya saya kabarkan SBY kemungkinan ia bisa tampil di panggung AFI. Saya yakinkan, ini akan menaikkan popularitasnya dalam capres.

Sesuai dengan survei LSI, memang program AFI sangat populer. Tampil di program itu potensial melambungkan SBY. Di antara banyak politisi, SBY termasuk yang pertama yang mempercayai survei opini publik.

Di situlah saya berinteraksi intens dengan ibu Ani Yudhoyono. Dari ibu Ani, saya tahu lagu yang sangat disukai SBY saat itu berjudul “Ada Pelangi di Matamu” yang dinyanyikan Jamrud.

Lirik awalnya: “Tiga puluh menit, Kita di sini. Tanpa suara. Dan aku resah. Harus menunggu lama. Kata darimu.” Lalu reff yang sangat metaforik: “Ada pelangi, di bola matamu.”

Ibu Ani pula menyarankan SBY di panggung mengenalan jaket kulit. “Kan yang dominan menonton anak muda ya Dik Denny?” Tanya bu Ani. “Betul bu,” ujar saya. SBY urung mengenakan baju batik.

Bu Ani pula yang membantu mengatur waktu SBY. “Bu, ujar saya, mohon sediakan 30 menit saja sebelum acara dimulai agar bapak latihan dulu dengan organ band pengiring nanti.

Acara AFI itu di JHCC, dekat Hotel Sultan. Itu acara siaran langsung, LIVE! Hari Tanoe membantu menyediakan ruang seadanya sebelum acara dimulai agar SBY latihan dulu.

Datanglah pentas AFI itu. Hari Tanoe membantu tempat duduk yang bagus. Istri saya disamping ibu Ani. Di sebelah ibu Ani, duduk SBY. Dan saya duduk di sebelah SBY.

LIVE show AFI indosiar luar biasa meledak. Berbeda dengan acara AFI biasa, kali ini ada dua capres ikut bernyanyi: SBY dan Wiranto.

Sayapun ikut deg degan. Saya melihat Wiranto bernyanyi dengan prima. Suaranya bagus dan tenang. Tapi lagu yang dibawakannya lagu tentang cinta tanah air yang tak dikenal audience anak muda.

Ketika SBY bernyanyi, penontonpun bersorak. Lagu “Ada Pelangi di Matamu” begitu populer. Audience ikut bernyanyi. “Ada pelangi, di bola matamu. Dan memaksa diri untuk bilang: Aku sayang padamu.”

SBY puas dengan penampilannya. Saya merasakan Ibu Ani sangat riang dan bangga. “Bu Ani, “ujar saya, pilihan ibu memang jitu. Yaitu jaket kulit SBY dan lagu “Ada Pelangi di Matamu.”

SBY pun menjadi presiden pertama Indonesia yang dipilih langsung. LSI ikut melambung dikenal sebagai konsultan politik pertama yang menggabungkan politik praktis dengan riset ilmiah dan marketing politik.

Sejak tahun 2003-2004 itu, saya merasakan ibu Ani bagi SBY tak hanya seorang istri. Ibu Ani juga partner hidup, dan belahan jiwa. Sejak 15 tahun lalu, saya meyakini. Dengan caranya sendiri, ibu Ani berperan, memberi pengaruh dan warna pada SBY.

Melihat kembali foto SBY yang sedang menangis setelah wafatnya ibu Ani, saya teringat pepatah itu, “Di samping lelaki yang sukses, selalu berdiri wanita kuat, yang menyapanya ketika ia salah, dan menguatkannya ketika ia benar,” Ibu Ani adalah wanita kuat itu.



from Indonesia Berita http://bit.ly/2IbYIhF
via gqrds
Read More

Sabtu, 01 Juni 2019

eSPeKaPe Sambut Gembira Blok Masela Disepakati Dibangun Onshore LNG

Juni 01, 2019 0

IBC, JAKARTA – Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) pernah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah membubarkan Pertamina Trading Limited (Petral) sejak 10 Februari 2019 lalu, saat ulang tahun ke-18 eSPeKaPe di Gedong Joang ’45 Jakarta Pusat.

Petral yang berkedudukan di Singapura dan dikenal sarangnya mafia minyak dan gas bumi (migas)

Kemudian dengan tegas pula, Presiden Jokowi menyerahkan pengelolaan Blok Mahakam 100 persen dari Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation ke PT Pertamina (Persero) pada awal 2018 lalu, termasuk akan menyerahkan pengelolaan Blok Rokan ke Pertamina setelah habis kontrak dengan Chevron Pasific Indonesia (CPI) pada tahun 2021.

“Selain itu kami, eSPeKaPe, mengucapkan juga terimakasihnya kepada Presiden Jokowi atas komitmennya untuk membangun kilang onshore LNG Lapangan Abadi Blok Masela di Laut Arufuru Maluku yang pembicaraannya alot sejak 20 tahun yang lalu”, ucap Ketua Umum eSPeKaPe Binsar Effendi Hutabarat dalam keterangannya kepada pers dari markasnya di bilangan Jatinegara Jakarta Timur, Minggu (2/6/2019).

Baca juga :

Pasalnya menurut Binsar yang juga Ketua Komunitas Keluarga Besar Angkatan 1966 (KKB ’66) ini pada 27 Mei 2019 lalu di Jepang, telah disepakati pengelolaan Blok Masela atas pokok-pokok pengembangannya, antara Satuan Kerja Kontraktor (SKK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) dan Inpex Corporation dalam kerangka final Plan of Development (PoD) Blok Masela di Laut Arufuru.

Blok Masela itu sendiri berpotensi mempunyai kapasitas 9,5 juta ton pertahun dan 150 MMSCF perhari disekitar Laut Arufuru, awalnya dikelola Inpex Corporation 65 persen dan Shell 35 persen. Kedua kontraktor asing ini telah sekian lamanya menggunakan skema kilang floating (offshore) LNG.

“Kesepakatan 27 Mei lalu itu antara Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto dan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda, yang diketahui oleh Menteri ESDM Ignatius Jonan serta Duta Besar RI untuk Jepang.” ungkapnya yang juga sebagai Ketua Dewan Penasehat Mabes Laskar Merah Putih (LMP).

Direncanakan penandatanganan perjanjiannya antara Pemerintah Indonesia dan Inpex Corporation akan dilaksanakan pada momen Pertemuan Negara-Negara G50 di Jepang pada akhir bulan Juni ini.

Baca juga :

Menurut Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto yang dikutip Binsar Effendi, dengan skema onshore LNG yang jadi komitmen Presiden Jokowi, maka tercatat harga LNG hanya US$ 6,7 perbarel oil equivalen. Justru jika tetap gunakan skema floating atau offshore LNG, bisa US$ 8,6 perbarel oil equivalen.

“Artinya membangun dengan skema onshore LNG lebih murah ketimbang harus mempertahankan skema floating LNG yang costnya lebih mahal. Sementara dari adanya kilang dibangun dengan skema onshore LNG akan ada multiplayer efeknya, yang positif bagi masyarakat Ambon. Termasuk dampak petrokimia di Maluku, yang diyakini akan menggerakkan roda perekonomian daerah Maluku dan sekitarnya.” paparnya.

Seperti diketahui PoD dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2021, lalu konstruksi lapangan sekitar tahun 2022. SKK Migas sendiri menargetkan tahun 2026 untuk diusahakan pembangunan kilang onshore LNG Blok Masela bisa selesai.

Itu sebabnya beber Binsar Effendi, diharapkan Jokowi yang orang baik tetap akan menjadi pilihan rakyat, dan semoga bisa kembali menjadi presiden untuk kedua periodenya. Tentunya setelah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan PHPU (perselisihan hasil pemilihan umum) bisa dimenangkan pasangan calon paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin pada 28 Juni 2019 mendatang.

“Dengan demikian pembangunan kilang skema onshore LNG Blok Masela yang dimulai tahun 2022 akan berjalan lancar dan perekonomian masyarakat Maluku bisa lebih baik dan sejahtera kelak kemudian. Amin.” pungkas Ketua Umum eSPeKaPe Binsar Effendi yang didampingi Sekretaris Yasri Pasha Hanafiah dan Pendiri Teddy Syamsuri.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2QH9zUr
via gqrds
Read More

Kalahkan Totthenham 2-0 Liverpool Angkat Trofi Liga Champions 2019

Juni 01, 2019 0

IBC, JAKARTA – Liverpool Juara Liga Champions 2019 setelah mengalahkan Totthenha Hotspur 2-0 di partai fibal yang berlangsung di Estadio Wanda Metropolitano., Minggu (2/6/2019) dinihari WIB.

Kedua gol The Reds dihasilkan Mohammed Salah melalui penalti menit kedua dan Divock Origi menit 87.

Babak pertama baru berjalan dua menit Liverpool unggul lebih dulu setelah Salah berhasil mengeksekusi tendangan penalti yang tidak dapat dijangkau Lloris dan kedudukan berubah 1-0 untuk Liverpool.

Penalti buat Liverpool diperoleh setelah bola tendangan Sadio Mane yang bermaksud mengoper mengenai tangan Moussa Sissoko didalam daerah terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih.

Pada menit ke-17 Alexander-Armold melakukan usaha mencetak gol namun sayang tembakannya masih melebar dari gawang Lloris.

Pertandingan sempat berhenti sejenak setelah salah seorang penontin (perempuan – red) memasuki lapangan dan berlari sampai ke tengah lapangan, beeuntung petugas keamanan sigap dan mengamankan penonton itu dengan membawanya keluar lapangan.

Robertson mempunyai peluang pada menit ke-38 namun sayang tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti masih bisa ditepis Lloris.

Sampai akhir babak pertama kedudukan 1-0 untuk Liverpool tidak berubah.

Pasukan Jurgen Kloop memiliki peluang pada menit 69 kali ini melalui Milner yang baru enam menit masuk lapangan dengan menggantikan Wijnaldum, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang Lloris.

Pada menit 83 Spurs mempunyai dua peluang secara beruntun mellaui Aon dan disusul Lucas Moura namun kedua tendangannya masih bisa diredam Alisson yang tampil gemilang.

Berselang dua menit Spurs kembali memperoleh peluang kali ini giliran Harry Kane melalui tendangan bebas, kembali kioer asal Brasil ini tangguh dapat memeluk bola, kedudukan pun masih tetap 1-0.

Spurs terus membombardir pertahanan Liverpool demi mengejar defisit. Giliran Harry Kane dari situasi tendangan bebas menguji Alisson di menit ke-85. Tetapi si kiper tak sedikit pun goyah. Skor masih 1-0.

Saking asiknya menyerang, Spurs dibuat terhentak melalui supersub Origi dapat mencatatkan namanya di papan skor dan membuat kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk Liverpool

Berawal dari sepak pojok terjadi kemelut di kotak penelti Spurs, bola sempat mengenail Van Dijk. Akhirnya bola meluncur ke Origi tanpa ampun pemain asal Belgia ini melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh yang tak bisa dijangkau Lloris. Gol! Tottenham 0-2 Liverpool di menit ke-87, perlawanan Tottenham sudah berakhir.

Wasit memberikan tambahan waktu selama lima menit namun tidak ada peluang yang tercipta sapai akhir peluit panjang terdengar tanda berakhirnya pertandingan.

Dengan kemenangan 2-0 ini membuat Liverpool Juara, ini merupakan Trofi pertama untuk Jurgen Klopp sejak menangani The Reds, trofi Liga Champions keenam The Reds.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2QFqQgJ
via gqrds
Read More

Waspada Potensi Cuaca Buruk Periode Mudik Lebaran 2019

Juni 01, 2019 0

IBC, JAKARTA – Berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini, terdapat indikasi peningkatan kelembapan atmosfer di wilayah Indonesia.

“Pemicu utama yang menyebabkan hal tersebut adalah aktivitas gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang mulai memasuki wilayah Samudera Hindia (Kuadran 2). Kondisi ini dapat menimbulkan adanya daerah pusaran angin, pertemuan angin, dan perlambatan kecepatan angin yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.” kata Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R. Prabowo melalui siaran pers yang diterima Redaksi Indonesia Berita di Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Diprakirakan pada periode tanggal 1 – 5 Juni 2019* potensi terjadi hujan lebat, terjadi beberapa tempat, antara lain :

– Aceh
– Sumatera Utara
– Riau
– Sumatera Barat
– Kep. Riau
– Jambi
– Bengkulu
– Sumatera Selatan
– Bangka Belitung
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Selatan
– Kalimantan Utara
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Barat
– Sulawesi Selatan
– Sulawesi Tenggara
– Sulawesi Barat
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Utara
– Gorontalo
– Maluku
– Papua

Selain potensi hujan lebat, diprakirakan juga ada potensi angin kencang di beberapa wilayah yaitu:

– Banten
– Jawa Barat
– NTT
– Maluku
– Papua

Terkait juga dengan aktivitas kemaritiman, diprakirakan ketinggian gelombang akan mengalami peningkatan >2,5 meter di beberapa wilayah yaitu:

Ketinggian Gelombang 2,5 – 4,0 meter*
– Perairan Utara Sabang
– Perairan Selatan P. Rotte – Kupang
– Perairan Barat Aceh
– Laut Sawu
– Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai
– Laut Timor Selatan NTT
– Perairan Bengkulu – P. Enggano
– Samudera Hindia Selatan Bali hingga NTT
– Perairan Barat Lampung
– Perairan Timur Kep. Wakatobi
– Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kep. Mentawai
– Laut Banda bagian selatan
– Selat Sunda bagian selatan
– Perairan Kep. Letti hingga Tanimbar
– Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa
– Perairan Selatan Kep. Kei hingga Aru
– Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan
– Laut Arafuru
– Perairan Selatan P. Sumba hingga P. Sawu

Ketinggian Gelombang 4,0 – 6,0 meter
– Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga selatan Jawa

Mulyono mengaatakan masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, serta potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

“Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:
– http://www.bmkg.go.id;
– follow @infobmkg;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.” tutupnya sambil menghimbau.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2HPvwhn
via gqrds
Read More

Inilah Bentuk Kebersamaan TNI-Polri dan Pemkab Talaud Pada Peringatan Hari Lahir Pancasila

Juni 01, 2019 0

IBC, TALAUD – Salah satu bentuk kebersamaan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud (Pemkab Talaud), TNI, Polri, ASN, dan stakeholher lainnya begitu nampak dalam upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila, di Halaman Kantor Bupati Talaud, Sabtu (1/6/2019) pagi tadi.

Upacara yang dipimpin langsung Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange ini, menjadi upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila untuk yang terakhir kalinya sebelum dirinya mengakhiri masa jabatan sebagai Plt Bupati Talaud diberanda terdepan NKRI.

Dalam sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan Tuange, dikatakan bahwa, Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia,” ucapnya.

Tuange menambahkan Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan.

“Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna, hingga aspek antropologis dan sosiologials masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.”tambahnya.

Berkat pancasila, lanjutnya, sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan Bhineka Tunggal Ika.

“Sesuai dengan pesan Presiden Jokowi, bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan,” tutur Tuange.

Diakhir sambutannya, Ia menekankan, melalui peringatan hari kelahiran pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita Indonesia, Kita Pancasila!” tutup Tuange.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Kepulauan Talaud ini, turut dihadiri unsur Forkopimda, para Pejabat Eselon II, III dan IV, unsur TNI dan Polri, para ASN dan THL, Satpol PP, dan juga delegasi Dinas Perhubungan dan BPJS.

Penulis : Melky Zedeck

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2MmcN1h
via gqrds
Read More

Kita Indonesia Kita Pancasila, Pemkot Tomohon Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

Hebat, SETARA Ungkap Dua Aktor Utama Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Juni 01, 2019 0

IBC, JAKARTA – Dari rangkaian peristiwa sebelum 21-22 Mei 2019 sampai sekarang, skenario terbesar di balik aksi-aksi para perusuh tersebut adalah memaksakan kemenangan paslon 02, melalui dua saluran utama.

“Pertama, pseudo-yuridis, dengan memaksakan kehendak kepada Bawaslu untuk mendiskualifikasi Paslon 01. Itulah mengapa tekanan yang mereka berikan sebagian besar melalui Bawaslu. Kedua, politik jalanan dan inkonstitusional.” kata Ketua Setara Hendardi melalui keterangan persnya yang diterima Redaksi Indonesia Berita di Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Hendardi menegaskan mereka memaksakan tindakan rusuh dengan berharap ini akan melahirkan efek domino politik seperti di Suriah.

“Ada martir yang dikorbankan, harapannya memicu instabilitas politik skala besar, dan diharapkan presiden tidak bisa mengendalikan situasi.” tegasnya.

Baca juga :

Menurut Hendardi aktor utamanya atau mastermind aksi 21-22 Mei 2019 hanya ada dua kemungkinan; pensiunan tentara dan jaringan kelompok radikal, yang pada dasarnya simpatisan dan pendukung yang menunggangi paslon 02.

“Ini untuk kepentingan politik mereka masing-masing. Kalau preman-preman bayaran itu pion saja, hanya dipakai untuk kepentingan mereka.” ungkapnya.

Selanjutnya Hendardi menjelaskan kekhawatiran akan meningkatnya ekskalasi jelang sidang Mahkamah Konstitusi sesungguhnya sudah bisa dIantisipasi oleh aparat TNI dan Polri.

“Bisa dilihat narasi aksi-aksi mereka tidak akan banyak berubah dari sebelum mereka memutuskan ke Mahkamah Konstitusi. Begitu juga tujuan politiknya. Kelompok-kelompok itu pun demikian. Tapi situasinya sekarang akan berbeda.” jelasnya.

Baca juga : 

Dirinya menambahkan banyak pihak sudah membedah serta menyesalkan terjadinya rusuh 21 dan 22 Mei itu.

“Aksi dua hari itu gagal total, tidak rapi, dan terlalu telanjang. Kedaulatan rakyat hanya dijadikan mainan label mereka saja. Di samping itu, aparat keamanan jauh lebih siap. Dua hari itu aparat menangani dengan baik, dan ke depan pengendalian sidang di Mahkamah Konstitusi pastinya lebih baik lagi.” tambahn Hendardi.

Di akhiri keterangan persnya Hendardi kembali menegaskan faktor yang bisa menghentikan atau mengendalikan aksi-aksi mereka ini bisa dikatakan tidak ada karena mereka pada dasarnya punya agenda masing-masing bahkan Prabowo juga tidak bisa.

“Di tengah-tengah kelompok itu, Prabowo bukan solidarity maker. Dia figur elite yang juga sesungguhnya ‘dipionkan’ sebagai simbol oleh mereka, bahwa ini seakan-akan kontestasi elektoral dalam kerangka demokrasi.”tutupnya dengan tegas.

Penulis : Apang

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2KiglPr
via gqrds
Read More

Kodim 1302/Minahasa Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Lahir Pancasila

Sampaikan Belasungkawa, Presiden Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Doakan Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono

Juni 01, 2019 0

IBC, BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Ibu Kristiani Herrawati Yudhoyono yang akrab dipanggil Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Perkenankan saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah Ibu Kristiani Herrawati binti Sarwo Edhie Wibowo, Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada usia 67 tahun,” ujar Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi beserta Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019)..

Baca juga : 

Kemudian Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi almarhumah. Semoga diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran,” tuturnya.

Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram pribadi, Presiden Jokowi menyebut bahwa semasa hidupnya Ibu Ani Yudhoyono adalah tokoh yang senantiasa memberi inspirasi.

“Almarhumah adalah seorang tokoh yang senantiasa memberi inspirasi dan teladan sebagai istri dan Ibu Negara yang setia mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono semasa menjadi presiden, sebagai ibu dari anak-anaknya, dan sebagai putri seorang prajurit,” tulis Presiden Jokowi.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2W961LY
via gqrds
Read More

Ani Yudhoyono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Besok

Manado Jadi Tuan Rumah Uji Kompetensi Sektor Pariwisata Bidang Tour Leader

Jumat, 31 Mei 2019

Bumikan Pancasila dan Jaga Keutuhan NKRI

Mei 31, 2019 0

IBC, JAKARTA – Pasca pelaksaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpre) 2019 suasana kebatinan bangsa Indonesia benar benar di aduk aduk sampai berada di titik nadir.

Rasa saling tidak percaya, rasa saling curiga sesama rakyat sungguh terasa dalam pergaulan hidup rakyat. Rakyat seolah olah terkotak kotak dalam kelompok kelompok yang saling mempertahankan ego masing masing. Puncak dari semua itu akhirnya terjadi pada 22 dan 23 mei 2019 dimana terjadi kerusuhan yang menelan sedikitnya 8 orang meninggal dunia dan ratusan luka luka.” ungkap Sekretaris Jendral Perhimpunan Pancasila, Edi Susilo melaluli siaran pers yang diterima Redaksi Indonesia Berita di Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Edi mengatakan belum cukup suasana kebatinan bangsa Indonesia diaduk-aduk, pasca kerusuhan tiba-tiba di beberapa wilayah muncul isu untuk memisahkan diri dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

“Ada beberapa yang sempat ramai menjadi perbincangan publik atau muncul kepermukaan salah satu nya tentang Referendum Nangro Aceh Darussalam. Padahal sebelumnya jauh sebelum pilres suasana kebatinan bangsa Indonesia sudah diaduk dengan mencuatnya upaya mendirikan Negara khilafah untuk mengganti negera yang berdasarkan Pancasila ini, ADA APA INI? Apa yang salah?” katanya seraya bertanya.

Selanjutnya Edi menjelaskan Bung karno sebagai penggali pancasila dari bumi Indonesia ini pernah menyampiakan dalam salah satu pidatonya.

“Tetapi Republik Indonesia menghadapkan kita dengan satu keadaan jang istimewa. Rakjat adalah beraneka ragam, beraneka adat, beraneka ethnologi. Rakjat yang demikian itu membutuhkan satu “dasar pemersatu”. Dasar pemersatu itu adalah Pantjasila.” jelas Sukarno, dalam suatu sambutan tanggal 17 Agustus 1955.

Lebih lanjut Edi menegaskan jika kita melihat mengapa dalam lambang Garuda Pancasila nampak kaki-kaki, jemari yang kokoh dan kuku-kuku yang tajam burung garuda mencengkeram slogan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu Jua.

“Cengkeraman erat cakar Garuda itu seakan melambangkan bahwa Indonesia yang bersatu harus dijaga dengan sekuat tenaga mengingat begitu beraneka-ragamnya suku ras golongan agama dan budaya yang membentuk republik ini.” tegasnya.

Dirinya kembali menegaskan cengkeraman itu seakan peringatan bahwa Persatuan Indonesia berada dalam posisi yang rentan yang sewaktu-waktu bisa berada dalam ancaman disintegrasi

“Namun di balik itu semua, Persatuan Indonesia menjadi kunci dan pedoman penting jika kita menginginkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil dan makmur.” tegas Edi lagi.

Kemudian Edi menuturkan bahwa hanya persatuanlah bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang berdaulat adil makmur.

“Sejarah telah mencatat ketika selama berabad-abad kita saling bercerai-berai maka kolonialisme menjajah bangsa Indonesia.” tuturnya.

Selain itu menurut Edi, bangsa ini harus kembali menggiatkan upaya-upaya memupuk secara bersama-sama tentang penajaman idiologi berbangsanya.

“Jika kita melihat pasca reformasi sampai sekarang bangsa ini abai terhadap proses penanaman idiologi berbangsa. Itulah yang menyebab blank generation (generasi kosong – ref) yang tidak mengenal jati diri bangsanya. Wajar jika selama 21 tahun ini generasi muda kita sangat mudah di ombang-ambingkan dan sangat mudah dimasuki oleh berbagai idiologi yang bisa mengoyak rasa kebatinan kita dalam berbangsa. Sehingga semangat disintegrasi bangsa tumbuh dimana mana. Bahkan melahirkan rencana mengganti bentuk Negara.” tandasnya.

Melihat dan beranjak dari situasi obyektif di atas. Maka pada peringatan ke 74 Hari Lahir Pancasila ini, kami Presidium Nasional Perhimpunan Pancasila menyatakan.

1. Kepada Pemerintahan Republik Indonesia kami menyerukan untuk kembali mewajibkan penyelenggaraan kursus kursus Pancasila di setia lavel Institusi pemerintahan dan Institusi Pendidikan untuk kembali membumikan Pancasila sebagai philosophisce grondslag (filosofi dasar) bangsa Indonesia.

2. Mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara kesatuan republik Indonesia sebab hanya dengan persatuan, keadilan dan kemakmuran bangsa indonesi dapat terwujud.

Penulis : Fitra

Editor : YES



from Indonesia Berita http://bit.ly/2Xhiiix
via gqrds
Read More

Post Top Ad