"Politik genderuwo lebih tepat disematkan ke penguasa. Karena banyak janji-janji kampanye yang tak mampu ditepati sehingga perlu membuat semacam apologi," kata Suhud saat dihubungi merdeka.com, Jumat (9/11).from Merdeka.com https://ift.tt/2Dfcjnc
via gqrds

Tidak ada komentar:
Posting Komentar